Setelah Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) berlayar di Kepulauan Seribu dan Banten pada 22-24 Oktober 2017, kini saatnya para relawan bertemu kembali. Kegiatan yang dinamakan Refleksi KIJP Batch 6 ini sebagai wadah pelepas rindu antar para relawan. Di sinilah para relawan kembali mengulang memori, berkaca akan kegiatan yang telah lewat selama berada di pulau.

Berkaca di Pulau, Refleksi KIJP Batch 6

Sabtu, 4 November 2017 menjadi hari Refleksi Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau Batch 6. Bertempat di Museum Bank Mandiri, Jakarta, para relawan KIJP yang telah ikut berlayar di Batch 6, maupun yang terlebih dahulu berlayar di batch-batch sebelumnya, diundang untuk hadir.

Acara dibuka oleh dua MC KIJP yaitu Kak Mawan dan Kak Emma. Dengan keriaan, mereka menyambut puluhan relawan yang memenuhi aula Museum Bank Mandiri. Seperti kebiasaan KIJP, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam 3 stansa (bait), hal ini seperti yang telah dihimbau dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Tema #AnakSantunItuKeren telah dibawa selama KIJP Batch 6 berlayar. Misi ini dirasakan oleh para relawan, hingga Koordinator Batch 6, Frans H. Simanjuntak. Dalam sambutannya, Bang Frans berpesan kepada anak-anak di Pulau Sebira saat masa penugasannya, “Seberapa pintar kamu, tidak akan jadi orang yang bermanfaat kalau tidak santun.”

Relawan dari berbagai pulau, diajak untuk bercerita mengenai kegiatan yang telah dilakukan selama di pulau dan apa pesan untuk batch berikutnya. Banyak cerita yang disampaikan. Semangat anak pulau untuk mengikuti moving class di Pulau Lancang, pengalaman kekeluargaan yang dirasakan bersama KIJP dan masih banyak cerita seru lain. “Sampai Hari-H, grup chatting kami sepi bahkan tidak ada yang ingin dijadikan ketua kelompok. Namun setelah Hari Inspirasi, seketika benteng itu runtuh, malah sekarang kami sangat terbuka dan menjadi keluarga,” kenang Eben Haezar, relawan fotografer di Pulau Tidung.

Walaupun mengenang kegiatan di pulau, suasana sangat seru dan gembira. Apalagi saat Mbak Aie mengajak para relawan menggerakkan badan dengan ice breakingnya. Wajah-wajah serius langsung terbahak saat melihat gerakan yang dicontohkan Mbak Ae. Para relawan yang awalnya masih duduk dengan kelompok pulau masing-masing, akhirnya berpencar dan berkenalan dengan teman-teman relawan dari kelompok lain.

Tak lupa setiap relawan menuliskan evaluasi mengenai kegiatan KIJP Batch 6 yang telah berjalan. Serta pesan untuk batch berikutnya. Menutup kegiatan refleksi, para relawan melakukan flashmob dipandu oleh Kak William yang berprofesi sebagai penari.

 

Pemutaran Video dan Lelang Foto Batch 6

Refleksi KIJP Batch 6 juga menjadi sarana apreasiasi para relawan dokumentator KIJP. Tiap kali perpindahan sesi acara, ada beberapa teaser video kegiatan pulau karya relawan videografer yang diputar. Durasinya tidak lama namun cukup menggugah memori selama berkegiatan di pulau.

Fotografer juga mendapatkan apreasiasi untuk menampilkan foto terbaiknya. Banyak foto dipajang mengelilingi ruangan aula. Foto-foto ini tak hanya dipajang semata. Namun juga dilelang. Hasil lelang ini akan digunakan untuk kegiatan KIJP berikutnya yaitu Camp Anak Pulau yang akan dihelat tahun depan. Karya Kak Hairil Saleh menjadi foto termahal di lelang ini.

 

-Navyk-