KIJP Nongkrong Asyik #1 : Menulis Kreatif
by @evinchyo

 

Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) sebagai komunitas yang bergerak dalam pendidikan anak-anak Indonesia, juga menjadi wadah bagi para relawan untuk mengembangkan minat. Lewat #NongkrongAsyikKIJP, yang merupakan program Internal Division Affair, para relawan dipertemukan kembali dalam kegiatan bermanfaat untuk pengembangan minat di bidang menulis.

‘#NongkrongAsyikKIJP: Menulis Kreatif’ diselenggarakan pada 10 Desember 2017 di RPTRA Flamboyan, Menteng. Walaupun disebut menulis kreatif, tapi bukan berarti para peserta haruslah orang-orang yang sudah aktif menulis. Relawan KIJP manapun boleh datang untuk belajar dan berlatih.

Menulis Kreatif dibuka dengan ice breaking yang dipimpin oleh Kak Hain Harahap, relawan KIJP sekaligus aktivis di @seributepuk. Para peserta dapat menggunakan ice breaking untuk dipraktekkan dalam kegiatan mengajar ataupun aktivitas lainnya.

 

 

Menulis Kreatif kali ini dibawakan oleh Kak Hayati Nufus, seorang jurnalis di Anadolu Agency. Kak Nufus, panggilan akrabnya, membuka sesi pertama dengan pemahaman menulis dari sudut pandang jurnalis.¬†Ada tulisan dengan jenis ‘keras’ seperti reportase berita dan ada pula tulisan dengan jenis ‘feature‘.

“Apapun jenis tulisannya, kita perlu modal sebelum menulis,” terang kak Nufus. Tidak hanya datang dengan pikiran kosong untuk meliput, tapi sebagai penulis juga perlu mencari pengetahuan tentang objek yang hendak dikunjungi.

Dalam sesi kedua Menulis Kreatif, para peserta diajak untuk praktek menulis berdasarkan pengalaman pribadi. Tentu siapapun punya kreasinya sendiri dalam menuangkan pikiran ke dalam tulisan. Nah, alangkah baiknya agar tetap menggunakan kerangka penulisan sebagai acuan awal.

Setelah kurang lebih 1,5 jam, para peserta menceritakan hasil kerangkanya dan mendapat masukkan dari Kak Nufus bagaimana memoles cerita agar lebih hidup. Berbagai cerita dari para relawan, seperti perjalanan wisata, usaha penduduk pulau dalam perekonomiannya, hingga profil anak di pulau, dibagi dalam sesi terakhir ‘#NongkrongAsyikKIJP: Menulis Kreatif’.

 

Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Nah, yuk mulailah menulis dari sekarang!

 

 

-emmasabatini-