Photo by Hairil Saleh

Oom Le merupakan sapaan akrab dari relawan satu ini. Ketika ditanya mengenai nama lengkap, beliau menjawab M. Leo Nugraha. Di awal tahun 2018 ini, aktivitas Oom Le semakin padat karena dipercaya menjadi Koordinator Pameran Foto & Video Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) 2018.

“Tema dari pameran tahun ini ialah ‘Nusantara adalah Kita’. Hal ini merujuk pada perbedaan individu karena berbeda pulau. Walau berbeda, bukankah kita tetap satu Indonesia? Juga memiliki satu visi dan misi bagi para relawan yang ingin memajukan pendidikan anak pulau?” ujar Oom Le membuka percakapan mengenai seluk-beluk Pameran Foto & Video KIJP 2018.

Pameran tahun ini adalah kali kedua bagi KIJP dan diselenggarakan pada 20-27 Januari 2018 sebagai wadah apresiasi kepada para dokumentator KIJP. Karya yang akan ditampilkan adalah hasil jepretan maupun rekaman para fotografer dan videografer KIJP Batch 6 yang telah melalui proses kurasi. “Kali ini, kita akan melihat kegiatan KIJP Batch 6 dari ‘mata’ para relawan dokumentator,” tambah Oom Le. Selain pameran, juga akan diadakan workshop serta bedah film.

Menilik latar belakang Oom Le, beliau berasal dan tinggal di Jakarta. Merupakan suami serta ayah dari tiga putri yang beliau sebut sebagai “keluarga kecil”. Sehari-hari, Oom Le berprofesi sebagai fotografer, hobi yang kini menjadi pekerjaan utama. Beliau ternyata memiliki alirannya sendiri dalam mengambil momen, komersial untuk pekerjaan sedangkan portrait untuk hobi.

Kiprah beliau di KIJP dimulai setelah dikenalkan oleh Kak Maria Helena (Kapten KIJP 2016 #AngkatSauh) saat mengikuti Kelas Inspirasi Jakarta. Pada batch 5, beliau berangkat ke Pulau Harapan, kemudian Pulau Sebira di batch 6. Sesuai panggilan hatinya, beliau menunaikan tanggung jawabnya sebagai relawan fotografer di kedua pulau tersebut.

Tak hanya mendokumentasikan kegiatan batch, beliau juga memaksimalkan keberadaan di pulau dengan mengadakan kelas fotografi bagi anak-anak SMP di Pulau Sebira. Siswa diarahkan untuk memanfaatkan ponsel dan media sosial yang mereka miliki untuk mengenalkan Pulau Sebira di dunia maya.

Oom Le juga bercerita mengenai sudut pandangnya akan struktur pemukiman dan kehidupan masyarakat. Pemukiman di Pulau Sebira layaknya kota-kota modern yang berbentuk grid, namun masih memiliki kekhasan bentuk kampung Indonesia. Sedangkan masyarakatnya senang berkumpul, mencari sebuah sumber kehidupan. Hal-hal tersebut ternyata tak luput dari perhatian Om Le, mengingat beliau dulu sempat mengenyam pendidikan sebagai arsitek.

 

Oom Le berharap agar kehadiran relawan-relawan KIJP dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan murid.
“Kini kita sebagai relawan KIJP harus terus memompa diri dan memberikan ide serta aksi nyata. Misalnya lewat pembuatan taman baca untuk murid, ataupun bantuan pengetahuan untuk membangun ekonomi pulau. Hal ini memang tidak mudah, tapi saya yakin kesamaan visi dan misi yang dimiliki relawan dapat mewujudkan cita-cita ini.”

Karya-karya Oom Le (Leo Nugraha) dapat dilihat di laman Instagram @leonugraha dan @jendela.omle.

 

-yusuf-