Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau Berlayar Hingga Pulau Kemujan, Kepulauan Karimunjawa

Pelabuhan Kendal masih terbilang cukup sepi ketika rombongan relawan Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) tiba. Hanya ada beberapa petugas pelabuhan dan pedagang . Ya, kami kepagian! Tapi hal itu tidak membuat para relawan kehilangan akal. Mereka justru memanfaatkan waktu senggang dengan sarapan, bercengkerama, mengabadikan kondisi pelabuhan dan sejumlah aktivitas seru lain. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan sembari menunggu kapal Bahari 2C yang akan mengangkut relawan menyeberang menuju Kepulauan Karimunjawa.

Jumat-Minggu, 6-8 Oktober 2017 menjadi hari yang bersejarah bagi Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau karena layarnya terkembang hingga Jawa Tengah. Para relawan pengajar dan dokumentator sebanyak 41 orang telah siap berlayar bersama KIJP untuk menginspirasi anak-anak Indonesia yang berada di Pulau Kemujan, Kepulauan Karimunjawa. Empat sekolah yaitu SDN 01 Kemujan, SDN 03 Kemujan, SDN 04 Kemujan, dan SDN 05 Kemujan menjadi titik awal rangkaian kegiatan para relawan KIJP Batch 6. Mengusung tema #AnakSantunItuKeren, kedatangan para relawan tentu tak hanya untuk mengenalkan profesi yang selama ini digeluti, tetapi juga bagaimana memberi contoh bersikap santun dalam kehidupan sehari-hari.

 

Perjalanan Menuju Pulau Kemujan

Pelabuhan Karimunjawa ditempuh kurang lebih 2,5 jam perjalanan dari Pelabuhan Kendal. Ombak yang lumayan menggoyang membuat perjalanan molor menjadi 3,5 jam. Untuk menuju Pulau Kemujan rombongan harus menemupuh 45 menit perjalanan darat dengan pick up. Cuaca yang cukup terik tak membuat surut semangat para relawan. Wajah-wajah sumringah karena pertama kali naik pick up terpancar.

Kegiatan di Pulau Kemujan

Dikarenakan KIJP di Pulau Kemujan, Kepulauan Karimunjawa masih baru, kegiatannya memang difokuskan untuk sekolah. Walaupun begitu relawan tak kehilangan akal untuk tetap mengaplikasikan kegiatan masyarakat dan lingkungan. Mereka ‘kulonuwun’ (permisi) dengan para perangkat dusun dan masyarakat sekitar untuk menggali lebih dalam apa yang menjadi masalah di Pulau Kemujan.

Ada juga relawan yang membuat kegiatan dengan anak-anak saat mereka tiba di Pulau Kemujan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal anak-anak lebih dekat dan mengambil hati mereka sebelum hari inspirasi tiba pada hari Sabtu, 07 Oktober 2017. Permainan sederhana seperti tebak-tebakan, mencongak, bernyanyi dan menyablon dilaksanakan di pinggir pantai membuat anak-anak merasa bermain dengan teman sebaya.

Relawan beberapa sekolah juga langsung membawa buku-buku untuk perpustakaan. Yup, empat sekolah dasar di Pulau Kemujan memang memiliki fasilitas perpustakaan tetapi koleksi bukunya sangatlah sedikit dan terbilang sangat kuno. Sekolah juga tak memiliki pustakawan sehingga kegiatan pinjam meminjam buku harus dipegang oleh guru kelas.

Pada hari inspirasi banyak hal tak terduga yang terjadi. Para relawan memiliki pengalaman masing-masing. Ada yang bisa menghandle kelas dengan baik. Ada juga yang putus asa karena anak-anak sulit dikendalikan. Bahkan anak-anak cenderung cuek dan nggak peduli dengan kehadiran para relawan.

“Saya membuat trik khusus saat mengajar tadi. Pertama kali masuk langsung saya buat peraturan kelas. Kegiatan bisa dilanjutkan jika mengikuti aturan tersebut. Alhamdulillah kelas bisa dikondisikan,” tutur Kak Vivi, salah satu relawan pengajar.

Alat peraga, peraturan kelas, materi yang dikemas menarik, cara membawakan yang #ASIK dan semangat relawan adalah beberapa penentu apakah kelas bisa berjalan mulus atau gagal di tengah jalan.

Ada yang sedikit berbeda dari kegiatan KIJP Karimunjawa kali ini. Refleksi langsung dilaksanakan beberapa jam setelah kegiatan hari inspirasi selesai. Kegiatan refleksi yang dihadiri oleh para perangkat desa, perwakilan dari UPTD, pemilik rumah penginapan, pihak sekolah sangat seru dan menarik. Sharing pengalaman selama berkegiatan di sekolah antar relawan menjadi tolak ukur bahwa anak-anak memiliki karakteristik dan penanganan berbeda-beda. Selain itu, KIJP juga memberikan sertifikat kepada sekolah dan desa, sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih bahwa Pulau Kemujan telah ikut serta dalam kegiatan Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau pada batch 6 ini.

 

Tak ada hal yang lebih membahagiakan selain ketika pihak sekolah, desa dan UPTD menyambut dengan tangan terbuka kedatangan relawan KIJP ke Pulau Kemujan. Walau Pulau Kemujan terbilang cukup sering dikunjungi untuk kegiatan kemahasiswaaan dan voulenteer lainnya, KIJP telah berhasil menyita hati para pemangku keputusan.

“Pulau Genting, Nyamuk dan Parang adalah tiga pulau selanjutnya yang harus dikunjungi KIJP setelah Pulau Kemujan. Jangan berkegiatan di sekolah lain di Karimunjawa jika KIJP belum menjangkau tiga pulau tersebut. Para relawan siap untuk berkegiatan di pulau tersebut tahun depan?” tantang pihak UPTD lantang.

Banyak mimpi yang dititipkan kepada para relawan. Pengalaman selama berinteraksi dengan anak-anak, pihak sekolah, masyarakat tentu membuka wawasan tentang Pulau Kemujan. Banyak PR yang harus dikerjakan oleh para relawan. Harapannya tentu kegiatan ini tak terhenti sampai di sini. Kegiatan yang berkelanjutan dan berkesinambungan tentu menjadi tolak ukur untuk melanjutkan estafet kegiatan KIJP bacth selanjutnya.

Siapkah mengembangkan layar hingga tiga pulau tersebut tahun depan, Hoppers? Yuk bersiap untuk #KIJPBatch7 Karimunjawa!

 

-Lestari, Panitia #KIJPBatch6-