Hi Hoppers. Ada yang baru di website KIJP!

Mulai Juli 2017, ada kolom profile untuk mengenal lebih dekat relawan-relawan KIJP yang super keren. Pada edisi ini, kita akan berbincang seru dengan Kak Sao, Kapten KIJP #BerlayarMakinAsyik yang sangat inspiratif.

 


Novita Permatasari (Kak Sao) – “Lebih baik menyalakan lilin daripada berteriak dalam gelap.”

 

Jam menunjukkan pukul 7 malam saat Kak Sao yang mengenakan dress biru dan anting antik merah menyapa dengan senyum hangat khasnya yang ramah. Siapa yang tak kenal Kak Sao? Dialah Kapten KIJP Kabinet #BerlayarMakinAsyik selama periode 2017-2018.

Kak Sao yang berprofesi sebagai redaktur sebuah majalah wanita ternama di Indonesia dan junior editor writers club mulai terlibat aktif di KIJP sejak batch 2 di Pulau Kelapa sebagai relawan pengajar. Pada batch 3, Kak Sao turut serta juga sebagai PIC Pulau Panggang. “Ditunjuk dadakan sebagai PIC Pulau Panggang karena PIC Pulau yang bertugas mengabarkan berhalangan berangkat ke pulau,” tuturnya sambil tersenyum.

Meskipun merasa tidak memiliki pengalaman sebagai PIC, namun rasa tanggung jawab dan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak membuat Kak Sao menerima penugasan tersebut. Menjadi PIC di Pulau Panggang memiliki tantangan tersendiri. Apalagi Pulau Panggang yang padat penduduknya belum pernah menerima tamu atau kunjungan KIJP.

Berbagai kehebohan khas KIJP pun terjadi. Karena Pulau Panggang bukan merupakan pulau wisata dan tidak ada guesthouse, akhirnya relawan perempuan tinggal di rumah bapak kepala sekolah sementara relawan laki-lakinya tinggal di rumah yang belum jadi. Yang paling epik adalah saat Kak Sao yang masih sibuk mengurus pembagian spanduk di kapal, hampir saja terbawa ke pulau berikutnya. Akibatnya kapal harus merapat kembali dan Kak Sao pun harus melompati kapal-kapal yang bersandar untuk bisa sampai di dermaga sambil diiringi riuh tawa teman satu timnya.

Karena sudah “jatuh cinta” dengan KIJP, Kak Sao tidak pernah absen dari kegiatan KIJP. Pada batch selanjutnya, Kak Sao ditempatkan di Pulau Sebira dan Pulau Payung. “Selalu di Pulau Baru,” ujarnya.

 

 

Keaktifan Kak Sao di KIJP membuat banyak orang mencalonkan dirinya sebagai kapten. Awalnya Kak Sao enggan mencalonkan diri  karena tugas seorang kapten KIJP tidaklah mudah. Namun, semangat tim sukses saat pemilu raya berhasil mengobarkan semangat Kak Sao sehingga akhirnya berhasil menjadi kapten.

Selama beberapa bulan menjabat sebagai kapten KIJP tentu ada suka dukanya. Sukanya adalah dapat bertemu dengan banyak orang baru dan banyak kesempatan untuk belajar. Sedangkan dukanya adalah bahwa KIJP merupakan komunitas sosial dimana terdapat relawan dengan beragam karakter dan rentang usia sehingga harus obyektif, pandai bersikap dan sabar.

Saat ditanya tentang asal muasal nama Sao, tawa renyahnya mengular. Sao berasal dari kata Saori, dewi keadilan, kebijaksanaan dan harapan, karakter manga terkenal Saint Seiya. Karena suka sekali dengan Saori, akhirnya Kak Sao menggunakan nama tersebut di twitter. Sejak saat itu, semua orang memanggilnya Sao.

Penyuka bakso yang lahir di Cilacap memiliki hobi bermain games. Bahkan di sela-sela kesibukannya mengerjakan skripsi, Kak Sao masih begadang untuk bermain games (pesan sponsor: jangan ditiru ya!). Selain itu, Kak Sao juga suka membaca buku biografi, novel, sejarah seperti Gajah Mada dan Socrates serta karya Pramoedya Ananta Toer. Bila ada waktu luang, Kak Sao menyempatkan diri menyalurkan hobinya yang lain yaitu berenang dan jalan-jalan. Tempat favoritnya adalah Belitung karena pantainya indah dan bersih. Di Belitung juga banyak kedai untuk menikmati kopi enak favorit Kak Sao.

Satu hal yang patut diacungi jempol bagi Kak Sao adalah dedikasinya untuk KIJP. Bahkan Kak Sao rela menunda 1 tahun keberangkatan beasiswanya ke Belanda agar bisa fokus menjadi kapten KIJP. Luar biasa kan!

Di akhir perbincangan, Kak Sao menitipkan pesan bagi para Hoppers, ”Selamat berproses di KIJP”. Komunitas ini bukan tentang siapa yang bisa dan tidak bisa. Tapi tentang siapa yang mau untuk terus belajar. Yuk kita bersama-sama turut membantu menyukseskan KIJP agar dapat terus #BerlayarMakinAsyik!

 

-timweb-