Bang Frans, Koordinator KIJP Batch 6

Profil Relawan

 

Frans Mario Halomoan Simanjuntak
“Daripada berkeluh kesah dalam kegelapan permasalahan yang ada di Indonesia saat ini, sudah saatnya pemuda-pemudi Indonesia menyalakan semangat untuk menerangi Indonesia dengan asa, perjuangan, dan hal-hal positif.”

 

Orang-orang memanggil saya dengan panggilan Bang Frans. Tapi di sebuah komunitas sosial yang saya jalani hingga hari ini, ada sebutan lain yang didapatkan yaitu Babang Kanebo. Sebutan ini datang karena karakter saya yang taat aturan, kaku dan kering seperti kanebo. Tapi tenang, kanebo itu bisa menjadi lentur karena air. Ya, air. Dengan menjelajah pulau melewati lautan Indonesia, saya menjadi lebih lentur dan fleksibel. Penjelajahan itu saya lalui dari tahun 2014 hingga tahun ini, telah berlayar bersama Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) Batch 6 ke Pulau Sebira.

Continue reading “Bang Frans, Koordinator KIJP Batch 6”

Kak Putri, Koordinator Batch 6 Karimunjawa

Profil Relawan

Humble, penuh semangat, selalu berpikir positif adalah kesan pertama ketika berjumpa dengan sosok Kak Putri, wanita penuh inspiratif yang diberi amanah menjadi Koordinator KIJP Batch 6 Karimunjawa. Pemilik nama lengkap Jeudi Putri Pratiwi ini sudah tidak perlu diragukan lagi rasa cintanya kepada negara tercinta. Setelah menempuh pendidikan S2 di Singapura dan bekerja di sana selama 6.5 tahun, Kak Putri memilih pulang kembali ke tanah air. Mengabdikan hidupnya untuk berkarya dan mengambil sedikit peran, terutama di bidang pendidikan anak-anak.

Usai kembali ke tanah air, wanita kelahiran Semarang, 14 Juli 1983 ini memilih untuk menantang dirinya menjadi wirausaha. Kecintaan pada kuliner membuat dirinya mantap untuk membuka kedai makan. Pemilik kedai yang diberi nama ‘Karai Canteen’ juga aktif di kegiatan gereja. Kecintaannya pada anak-anak didedikasikan dengan menjadi guru sekolah minggu dan beberapa kegiatan gereja lainnya. Hobi barunya sebagai pelari juga tak sekadar lari. Saat Bali Marathon 2017 kemarin, Kak Putri juga menggalang donasi untuk anak-anak di bantaran sungai Ciliwung (daerah Manggarai, Jakarta Selatan).

Continue reading “Kak Putri, Koordinator Batch 6 Karimunjawa”

Kak Maria, Kapten KIJP 2016-2017

Profil Relawan

Nama Kak Maria tentu sudah tidak asing bagi relawan Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP). Dedikasinya sebagai Kapten KIJP di periode 2016-2017 #AngkatSauh meninggalkan kesan bahwa wanita ini adalah sosok yang tangguh, mengayomi, dan selalu menebar keceriaan bagi sesama relawan. Bahkan tawanya begitu khas. Mari kita kenali lebih dekat sosok Kak Maria Helena Gerrits.

Kak Maria, yang lahir di Jakarta beberapa tahun silam, saat ini berprofesi sebagai costumer service di sebuah perusahaan di Jakarta. Pertama kali mengenal KIJP setelah dikenalkan sesama relawan di Kelas Inspirasi Bogor. Penasaran dengan kegiatan mengajar di pulau, akhirnya Kak Maria mengikuti KIJP batch 3 dan ditempatkan di Pulau Pramuka. Tidak berhenti di sana, Kak Maria melanjutkan kiprahnya bersama KIJP saat ditunjuk menjadi person in charge (PIC) Pulau Pramuka di KIJP batch 4.

Sekembalinya dari pulau, Kak Maria menjadi salah satu kandidat Kapten KIJP bersama Kak Sao (Kapten KIJP periode 2017-2018) dan Kak Acha (Wakil Kapten KIJP 2017-2018). Setelah mekanisme pemilihan suara terbanyak di lingkungan relawan, pada tanggal 19 Januari 2016, Kak Maria terpilih sebagai Kapten KIJP pertama dengan perolehan suara 39.6%.

Continue reading “Kak Maria, Kapten KIJP 2016-2017”

Kak Sao, Kapten KIJP 2017

Profil Relawan

Hi Hoppers. Ada yang baru di website KIJP!

Mulai Juli 2017, ada kolom profile untuk mengenal lebih dekat relawan-relawan KIJP yang super keren. Pada edisi ini, kita akan berbincang seru dengan Kak Sao, Kapten KIJP #BerlayarMakinAsyik yang sangat inspiratif.

 


Novita Permatasari (Kak Sao) – “Lebih baik menyalakan lilin daripada berteriak dalam gelap.”

 

Jam menunjukkan pukul 7 malam saat Kak Sao yang mengenakan dress biru dan anting antik merah menyapa dengan senyum hangat khasnya yang ramah. Siapa yang tak kenal Kak Sao? Dialah Kapten KIJP Kabinet #BerlayarMakinAsyik selama periode 2017-2018.

Kak Sao yang berprofesi sebagai redaktur sebuah majalah wanita ternama di Indonesia dan junior editor writers club mulai terlibat aktif di KIJP sejak batch 2 di Pulau Kelapa sebagai relawan pengajar. Pada batch 3, Kak Sao turut serta juga sebagai PIC Pulau Panggang. “Ditunjuk dadakan sebagai PIC Pulau Panggang karena PIC Pulau yang bertugas mengabarkan berhalangan berangkat ke pulau,” tuturnya sambil tersenyum.

Meskipun merasa tidak memiliki pengalaman sebagai PIC, namun rasa tanggung jawab dan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak membuat Kak Sao menerima penugasan tersebut. Menjadi PIC di Pulau Panggang memiliki tantangan tersendiri. Apalagi Pulau Panggang yang padat penduduknya belum pernah menerima tamu atau kunjungan KIJP.

Berbagai kehebohan khas KIJP pun terjadi. Karena Pulau Panggang bukan merupakan pulau wisata dan tidak ada guesthouse, akhirnya relawan perempuan tinggal di rumah bapak kepala sekolah sementara relawan laki-lakinya tinggal di rumah yang belum jadi. Yang paling epik adalah saat Kak Sao yang masih sibuk mengurus pembagian spanduk di kapal, hampir saja terbawa ke pulau berikutnya. Akibatnya kapal harus merapat kembali dan Kak Sao pun harus melompati kapal-kapal yang bersandar untuk bisa sampai di dermaga sambil diiringi riuh tawa teman satu timnya.

Karena sudah “jatuh cinta” dengan KIJP, Kak Sao tidak pernah absen dari kegiatan KIJP. Pada batch selanjutnya, Kak Sao ditempatkan di Pulau Sebira dan Pulau Payung. “Selalu di Pulau Baru,” ujarnya.

 

 

Keaktifan Kak Sao di KIJP membuat banyak orang mencalonkan dirinya sebagai kapten. Awalnya Kak Sao enggan mencalonkan diri  karena tugas seorang kapten KIJP tidaklah mudah. Namun, semangat tim sukses saat pemilu raya berhasil mengobarkan semangat Kak Sao sehingga akhirnya berhasil menjadi kapten.

Selama beberapa bulan menjabat sebagai kapten KIJP tentu ada suka dukanya. Sukanya adalah dapat bertemu dengan banyak orang baru dan banyak kesempatan untuk belajar. Sedangkan dukanya adalah bahwa KIJP merupakan komunitas sosial dimana terdapat relawan dengan beragam karakter dan rentang usia sehingga harus obyektif, pandai bersikap dan sabar.

Saat ditanya tentang asal muasal nama Sao, tawa renyahnya mengular. Sao berasal dari kata Saori, dewi keadilan, kebijaksanaan dan harapan, karakter manga terkenal Saint Seiya. Karena suka sekali dengan Saori, akhirnya Kak Sao menggunakan nama tersebut di twitter. Sejak saat itu, semua orang memanggilnya Sao.

Penyuka bakso yang lahir di Cilacap memiliki hobi bermain games. Bahkan di sela-sela kesibukannya mengerjakan skripsi, Kak Sao masih begadang untuk bermain games (pesan sponsor: jangan ditiru ya!). Selain itu, Kak Sao juga suka membaca buku biografi, novel, sejarah seperti Gajah Mada dan Socrates serta karya Pramoedya Ananta Toer. Bila ada waktu luang, Kak Sao menyempatkan diri menyalurkan hobinya yang lain yaitu berenang dan jalan-jalan. Tempat favoritnya adalah Belitung karena pantainya indah dan bersih. Di Belitung juga banyak kedai untuk menikmati kopi enak favorit Kak Sao.

Satu hal yang patut diacungi jempol bagi Kak Sao adalah dedikasinya untuk KIJP. Bahkan Kak Sao rela menunda 1 tahun keberangkatan beasiswanya ke Belanda agar bisa fokus menjadi kapten KIJP. Luar biasa kan!

Di akhir perbincangan, Kak Sao menitipkan pesan bagi para Hoppers, ”Selamat berproses di KIJP”. Komunitas ini bukan tentang siapa yang bisa dan tidak bisa. Tapi tentang siapa yang mau untuk terus belajar. Yuk kita bersama-sama turut membantu menyukseskan KIJP agar dapat terus #BerlayarMakinAsyik!

 

-timweb-

 

SUAR KIJP

Profil Relawan

SUAR KIJP, nama ini dipilih untuk merepresentasikan Hoppers yang ditunjuk secara resmi sebagai Spoke Person KIJP. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, suar berarti nyala api; suluh; atau pelita; yang berfungsi sebagai pemberi tanda atau isyarat.

Melalui kualifikasi yang dimilikinya, SUAR KIJP diharapkan dapat menjadi penanda keberadaan KIJP di tengah masyarakat, mewakili nilai-nilai, visi, dan misi KIJP, serta menjadi penggerak Hoppers lainnya untuk turut menyalakan semangat KIJP.

 

Apa saja kualifikasi serta tanggung jawab yang harus dimiliki oleh seorang SUAR KIJP 2017?

Kualifikasi SUAR KIJP

1. Pribadi yang santun
2. Relawan aktif KIJP
3. Berkepribadian asyik
4. Memiliki rekam jejak positif
5. Memiliki jejaring dengan berbagai institusi, komunitas, dan media
6. Aktif menggunakan media sosial
7. Bersedia menjalankan tanggung jawab sebagai SUAR KIJP

Tanggung Jawab SUAR KIJP

1. Menjadi representasi KIJP
2. Menjadi juru bicara KIJP di media
3. Membantu menyebarluaskan informasi tentang KIJP
4. Membangun jejaring dengan berbagai komunitas
5. Membantu menguatkan interaksi antar relawan KIJP

 

Tahun lalu pada KIJP #AngkatSauh 2016, kak Domy dipilih sebagai SUAR karena kontribusi dan kepeduliannya yang tinggi kepada KIJP. Kemudian tahun 2017 ini, ia tidak akan sendirian karena KIJP #BerlayarMakinAsyik menambah dua orang relawan KIJP berdasarkan kriteria di atas sebagai SUAR KIJP Periode 2017-2018 untuk semakin memancarkan semangat KIJP dan berlayar mengarungi lautan nusantara hingga ke pelosok negeri.

Siapa saja SUAR KIJP #BerlayarMakinAsyik? Yuk berkenalan dengan mereka!

 

1. Domy Aji (@domyaji)

Adalah relawan KIJP aktif sejak Batch 1, dan menjadi SUAR KIJP sejak tahun 2016.
“Kalau ada komunitas yang asyik, hangat dan bernafas keluarga, maka KIJP tempatnya.”

A post shared by KIJP (@jelajahpulauid) on

 

2. Zen Marten (@zendizen)

Adalah relawan KIJP aktif sejak Batch 5.
“KIJP adalah rumah untuk memberikan dampak baik untuk siapapun yang terlibat di dalamnya dan wadah untuk siapapun yang ahlinya di bidangnya untuk berkontribusi langsung, lengkap dari sektor lingkungan, masyarakat, hingga pendidikan. Karena manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat dan memberikan dampak baik untuk banyak orang.”

A post shared by KIJP (@jelajahpulauid) on

 

3. Chiki Fawzi (@chikifawzi)
Adalah relawan KIJP aktif sejak Batch 1. Aktif di kegiatan Batch 5 dan KIJP x Lenovo.
“KIJP buatku adalah wadah yang menyenangkan, tempat kita bisa menyalurkan kepedulian kita terhadap pendidikan anak pulau, dan tempat bertemunya orang-orang SUPER POSITIF.”

A post shared by KIJP (@jelajahpulauid) on