KIJP Batch 6, Karimunjawa

KABAR DARI KABINET, Kegiatan Pulau, KIJP Batch 6

Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau Berlayar Hingga Pulau Kemujan, Kepulauan Karimunjawa

Pelabuhan Kendal masih terbilang cukup sepi ketika rombongan relawan Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) tiba. Hanya ada beberapa petugas pelabuhan dan pedagang . Ya, kami kepagian! Tapi hal itu tidak membuat para relawan kehilangan akal. Mereka justru memanfaatkan waktu senggang dengan sarapan, bercengkerama, mengabadikan kondisi pelabuhan dan sejumlah aktivitas seru lain. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan sembari menunggu kapal Bahari 2C yang akan mengangkut relawan menyeberang menuju Kepulauan Karimunjawa.

Jumat-Minggu, 6-8 Oktober 2017 menjadi hari yang bersejarah bagi Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau karena layarnya terkembang hingga Jawa Tengah. Para relawan pengajar dan dokumentator sebanyak 41 orang telah siap berlayar bersama KIJP untuk menginspirasi anak-anak Indonesia yang berada di Pulau Kemujan, Kepulauan Karimunjawa. Empat sekolah yaitu SDN 01 Kemujan, SDN 03 Kemujan, SDN 04 Kemujan, dan SDN 05 Kemujan menjadi titik awal rangkaian kegiatan para relawan KIJP Batch 6. Mengusung tema #AnakSantunItuKeren, kedatangan para relawan tentu tak hanya untuk mengenalkan profesi yang selama ini digeluti, tetapi juga bagaimana memberi contoh bersikap santun dalam kehidupan sehari-hari.

Continue reading “KIJP Batch 6, Karimunjawa”

Pulau Tunda Batch 5

Kegiatan Pulau

TENTANG PULAU

Pulau Tunda terletak di Laut Jawa di sebelah utara Teluk Banten, merupakan salah satu dari 17 pulau yang berada di Kabupaten Serang. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Seluruh Pulau Tunda masuk ke dalam satu desa yaitu Desa Wargasara yang dibagi atas dua kampung yaitu Kampung Barat dan Kampung Timur. Berdasarkan data Desa Wargasara tahun 2012, pulau dengan luas hampir 300 hektar ini, dihuni oleh 1.115 orang yang 80%-nya berprofesi sebagai nelayan, sedangkan sisanya bekerja sebagai petani, pedagang, wiraswasta, dan pegawai negeri sipil. Dari sisi kesejahteraan, penduduk Pulau Tunda masuk ke dalam kategori prasejahtera dan sejahtera 1.

Dahulu Pulau Tunda dikenal dengan nama Pulau Babi. Konon katanya jika dilihat dari atas, pulau ini berbentuk seperti babi yang sedang berbaring. Dalam Peta Maritim, pulau ini masih tertera dengan nama Pulau Babi. Ada banyak versi tentang asal muasal nama Pulau Tunda akan tetapi tidak ada satupun yang dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Pulau yang mulai dilirik sebagai tempat wisata, terutama wisata bahari snorkeling, menyelam dan memancing ini, dapat dicapai dengan menggunakan kapal dari Pelabuhan Karangantu. Lama pelayaran sekitar 2-3 jam (tergantung cuaca). Wisata bahari tampaknya dilihat sebagai alternatif pekerjaan oleh beberapa penduduk pulau ini yang mulai beralih untuk menyewakan kapalnya mengantar wisatawan memancing. Permasalahan lingkungan yang patut dicatat dan berpotensi mengancam potensi wisata bahari yang ada di Pulau Tunda adalah sampah, tumpahan minyak, dan penggalian pasir.

Continue reading “Pulau Tunda Batch 5”

Pulau Panjang Batch 5

Kegiatan Pulau

TENTANG PULAU

Untuk bisa datang ke pulau yang berada di Teluk Banten ini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Dermaga Grenyang, Kabupaten Serang. Menurut seorang tokoh masyarakat setempat, Haji Juhri, Pulau Panjang pertama kali dihuni oleh orang-orang Bugis Mandar. Mendarat dengan menggunakan perahu khas Bugis Mandar, mereka mencari ikan di laut sekitar Pulau Panjang hingga kemudian menetap.

Seiring berjalannya waktu, pulau yang hanya memiliki satu desa yakni Desa Pulo Panjang, juga didiami oleh masyarakat Banten dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia seperti Cirebon. Masyarakat keturunan Bugis Mandar sendiri saat ini lebih banyak berkumpul membuat semacam perkampungan Bugis Mandar di Karangantu, Serang, Banten.

Meski demikian, peninggalan Bugis Mandar di Pulau Panjang hingga kini masih terjaga baik. Profesi sebagai nelayan dan yang terkait masih ada hingga kini. Bahkan menurut Akhmad Sukari, Kepala Desa Pulo Panjang, 80 persen pria yang bermukim di desa ini berprofesi sebagai nelayan. Para wanita tidak turun ke laut untuk menangkap hasil laut, melainkan berprofesi sebagai pemilah ikan pada usaha pengepakan ikan atau memilih profesi lainnya. Ada pula yang merintis usaha olahan rumput laut. Sayangnya, pada saat ini hanya menyisakan satu pelaku usaha. Berkurangnya jumlah maupun kualitas rumput laut dari sekitar Pulau Panjang, menjadi salah satu alasannya.

Continue reading “Pulau Panjang Batch 5”

Pulau Harapan Batch 5

Kegiatan Pulau

HARI INSPIRASI

Rangkaian hari inspirasi di SDN Harapan 01 dibuka dengan upacara bendera, mengenalkan para relawan, senam ‘Terhebat’ yang dipimpin oleh relawan, dan sesi mengajar di setiap kelas. Banyak cerita seru di hari inpirasi, mulai dari relawan yang dibuat sakit kepala karena murid berkelahi di dalam kelas, semangat para murid untuk bernyanyi lagu daerah, berinteraksi dengan para murid berkebutuhan khusus (ABK), dan rasa penasaran murid untuk mencoba bermacam alat peraga yang dibawa oleh relawan. Relawan dituntut untuk ekstra sabar dan kreatif dalam mengakomodasi berbagai karakter murid.

Tema #GenerasiJujur sebagai tema batch 5 tahun ini juga selalu dibawa dalam setiap materi mengajar, misalnya salah seorang relawan yang berprofesi sebagai public relations mengajarkan bahwa dalam kondisi seburuk apapun, kita tetap harus jujur dalam menginformasikan citra perusahaan kepada masyarakat dengan gaya bahasa dan penyampaian yang positif.

Continue reading “Pulau Harapan Batch 5”

Pulau Kelapa Batch 5

Kegiatan Pulau

HARI INSPIRASI

Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) Batch 5 #GenerasiJujur berkegiatan di dua sekolah yaitu SDN 01 Kelapa dan SDN 02 Kelapa. Ada banyak kegiatan seru yang terjadi ketika menjalani hari inspirasi, khususnya bagi para relawan yang baru bergabung di KIJP. Kebetulan sekali di SDN 01 Kelapa mayoritasnya adalah relawan baru. Hal ini menyebabkan banyak ide-ide baru dan segar yang terlontar. Walaupun terdapat kegagalan saat mengeksekusi ‘Human Mosaic’ namun lagu AKU BISA disambut oleh anak-anak dengan gembira dan semangat.

Sedangkan di SDN 02 Kelapa, para relawan dengan latar belakang profesi yang berbeda telah mempersiapkan bahan ajar yang menarik dengan menerapkan permainan dan eksperimen. Memang terlihat sederhana akan tetapi ini merupakan sesuatu yang baru dan menarik bagi anak-anak. Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari inspirasi, beberapa siswa membacakan puisi yang bertemakan tentang cita-cita dan terima kasih guruku. Kemudian, para relawan dan anak-anak membentangkan Bendera Merah Putih raksasa di lapangan dekat sekolah.

Continue reading “Pulau Kelapa Batch 5”