Hari Ketiga: Sabtu, 24 Maret 2018

Hari ketiga, hari terakhir pelaksanaan kegiatan CAP 2018! Pagi hingga siang hari ini, anak-anak diajak untuk berkegiatan di alam terbuka. Sejak pagi pk08.00, anak berangkat untuk berkebun di Jakarta Barat. Bekerja sama dengan Jakarta Berkebun, seluruh peserta anak diajak berkebun dengan tangannya sendiri. Dari mulai menanam, meratakan tanah, memberi pupuk dan air, hingga memanen kangkung. Hasil panen tersebut boleh dibawa pulang oleh anak-anak sebagai oleh-oleh ke pulau nanti. Sedangkan para guru melaksanakan kegiatan terpisah dengan anak-anak, yaitu workshop “Mengajar Kreatif” di Gedung BTPN.

Jakarta Berkebun (dok.kijp)

Workshop Guru (dok.kijp)

Beranjak siang tak menurunkan semangat anak-anak untuk berkegiatan. Setelah berfoto di depan Monas, siang ini mereka berkenalan dengan wayang dan museum-museum di Jakarta. Kota Tua menjadi tujuan anak-anak untuk mengikuti permainan “Amazing Race”. Sebelumnya, seluruh peserta dikumpulkan di Museum Wayang Jakarta untuk menonton wayang dalam bentuk 3D dan membuat wayang sederhana dari bahan janur. Ini adalah tantangan pertama yang telah sukses dilalui oleh anak-anak!

Membuat Wayang Sederhana (dok.kijp)

Tantangan kedua adalah menemukan jagur atau meriam di Museum  Sejarah Jakarta atau bernama lain Museum Fatahillah dan didokumentasikan dalam bentuk video. Kemudian lanjut dengan berkenalan dengan kawan baru di Kota Tua dalam tantangan ketiga. Siapapun boleh mereka ajak berkenalan, agar tak lagi canggung dan berani untuk bicara dengan orang baru. Dilanjutkan dengan tantangan keempat, yakni memecahkan teka-teki silang. Di sini anak-anak diajarkan menggunakan teknologi secara positif, maka mereka boleh menggunakan alat bantu pencarian di internet untuk menjawab soal-soal yang diberikan.

Lanjut ke tantangan terakhir! Kalau tadi mereka berkenalan dengan kawan baru, di tantangan terakhir ini mereka harus melakukan tanya jawab atau interview kepada narasumber atau pemandu wisata di museum untuk mendapatkan informasi ataupun menjawab pertanyaan seputar sejarah museum. Selesai sudah “Amazing Race” Kota Tua hari ini dan anak-anak bertolak menuju acara penutupan CAP 2018 di Gedung BTPN.

Amazing Race di Kota Tua (dok.kijp)

 

Malam Kreasi CAP 2018, Anak Kreatif Anak Asyik

Saat yang paling mendebarkan dari rangkaian acara Camp Anak Pulau 2018 adalah malam penutupan. Segala macam kegiatan serta pengetahuan yang telah diterima oleh anak-anak dipersembahkan pada malam penutupan ini. Mengundang seluruh relawan KIJP, donatur, media dan blogger, acara penutupan CAP 2018 dibuka dengan video perjalanan kegiatan tiga hari yang telah dilalui oleh seluruh peserta baik anak-anak maupun guru pendamping.

Pentas Seni CAP 2018 adalah highlight dari acara penutupan CAP 2018, merupakan sebuah persembahan dari anak-anak pulau mengenai perjalanan anak-anak pulau ke daratan. Pentas Seni ini dipimpin oleh Kak Dayat, salah satu relawan KIJP. Cerita dimulai dari kegembiraan anak-anak pulau yang berlayar menuju daratan dengan menyanyikan lagu KIJP “Angkat Sauh”. Lagu ini dipelajari saat kelas seni musik bersama Kak Dayat dan Kak Acha. Setelah sampai di kota, anak-anak pulau bertemu dengan kawan baru (@sahabatnanakgambir) yang menyambut mereka dengan nyanyian. Hari yang cerah disambut hati yang senang, membawa mereka menjelajah kota dan melukiskannya dalam media tas. Lukisan-lukisan ini merupakan hasil dari kelas seni lukis bimbingan Kapten Sao. Tampak warna-warni coretan tangan anak-anak yaitu Monas, bus umum, hingga lalu lintas kota.

Luapan kebahagiaan dari berbagai pengalaman yang telah didapatkan, diekspresikan oleh anak-anak dengan tarian dari lagu Sherina berjudul “Menikmati Hari”. Tarian ini dipelajari saat kelas tari bersama Kak Willy, Kak Anti, dan Kak Emma. Namun kebahagiaan mereka seketika sirna ketika mengetahui bahwa kapal mereka yang telah berlabuh hilang dicuri penjahat! Walau sedih, mereka tak kunjung putus asa. Berkat kelas science dari Ibu Donna dan Kak Eha, mereka bisa membuat balon udara untuk kembali ke pulau. Pentas senipun ditutup dengan tarian dari lagu “Setinggi Langit” bersama dengan kakak-kakak relawan KIJP.

Malam Penutupan CAP 2018 #AnakKreatifAnakAsyik (dok.kijp)

Pentas Seni CAP 2018 memberikan senyum manis dan haru para penonton yang hadir. Kegiatan tiga hari dalam waktu singkat, dapat dilewati oleh anak-anak hingga menghasilkan karya yang luar biasa. Hal ini menjadi bukti bahwa anak-anak pulau adalah #AnakAsyikAnakKreatif, tidak berbeda dengan anak-anak yang tinggal di Pulau Jawa.

Malam penutupan juga menjadi wadah apreasiasi bagi seluruh pendukung acara. Sekaligus menjadi temu kangen para relawan KIJP dengan anak-anak dan guru pendamping pulau. Terima kasih kepada panitia, donatur, media dan blogger, serta kontribusi dari seluruh pihak yang telah menyukseskan Camp Anak Pulau 2018!

Untuk kembali melihat keseruan CAP 2018 Hari Pertama, yuk klik tautan berikut!

 

-emmasabatini-